MENGKLAIM mampu menggelar semua event, PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) memecah rekor dengan menghadirkan 177 event nasional sepanjang 2016.

Event-event tersebut merupakan hasil putusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI 2016 yang berlangsung di Surabaya dan berakhir, Minggu (14/2). 177 event kejuaraan nasional tersebut mencakup sepeda motor maupun mobil selama 2016. Rinciannya adalah 58 event mobil dan 119 event sepeda motor.

Dari event mobil, direncanakan 6 seri balap mobil, 8 drag race, 6 karting, 3 rally, 5 sprint rally, 8 time rally, 4 speed fffroad, 3 adventure offroad, 5 offroad individual, 7 seri slalom dan 3 drifting yang sempat menghilang di edisi 2015.

Sementara event balap roda dua yang berjumlah 119, dicatat sebagai rekor baru. Grasstrack mendapat porsi paling banyak, karena diselenggarakan sebanyak 34 kali, sudah termasuk event final.

Sedangkan Kejurnas MotorPrix tetap berlangsung 33 seri dari enam region. Begitu juga dengan drag bike yang diselenggarakan 30 seri dari semua region, termasuk seri final. Indonesia Road Race Championship (IRRC) masih tetap digelar dalam kalender balap 2016 dengan jumlah 10 seri. Motocross juga diramaikan 12 seri yang tersebar di beberapa daerah.

“Sebenarnya Indonesia mempunyai pembalap terbanyak di dunia. Dibuktikan terdapat event hampir setiap minggu di berbagai daerah. Oleh karena itu, kami memprioritaskan pembenahan, baik regulasi maupun kualitas event,” beber Sadikin Aksa, Ketua Umum PP IMI.

“Kekurangan balapan di Indonesia cuma sirkuit permanen. Kepada semua daerah, kami memberi rekomendasi yang ditujukan kepada pemerintah setempat untuk membuatkan sirkuit. Selain usaha pembinaan, hal ini juga mengurangi angka balap liar,” tambahnya.

Anggapan mengikuti event balap harus memiliki banyak biaya, juga berusaha dientaskan PP IMI. Salah satunya memunculkan ide balapan motor standar dalam setiap kejuaraan nasional.

“Model balapan kelas baru ini kurang lebih sama dengan kualifikasi PON. Motor sudah disediakan panitia dan pembalap tinggal membawa helm. Kemudian poin yang dihitung bukan poin pembalap, melainkan poin provinsi,” ulas Sadikin.

Meski merencanakan banyak event, PP IMI juga menjamin tidak satupun event terlewati. Salah satunya melalui konsolidasi dan sinergitas antara PP IMI dengan daerah.

“Untuk menunjang konsolidasi dan sinergitas itu, PP IMI memberikan bantuan dana kepada semua daerah. Tentu bukan hanya dari kantong pribadi, karena dana itu merupakan salah satu program PP IMI,” tandas Sadikin.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783