Menunggu Komitmen Bambang

imikalsel

TERPILIH aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kalimantan Selatan, komitmen Bambang Heri Purnama juga ditunggu cabang olahraga yang lolos ke PON 2016 tanpa medali di kualifikasi.

Bambang terpilih dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Kalsel yang berlangsung di Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (20/2).

Sebelum Musorprovlub dilakukan, terlebih dahulu dilangsungkan Rapat Anggota KONI Provinsi (Rakonprov) Kalsel 2015. Tiga perwakilan 13 KONI kabupaten/kota dan 25 cabang olahraga, kemudian dibagi mengisi tiga komisi.

Komisi I membahas masalah organisasi, kemudian Komisi II tentang pembinaan dan Komisi III urun rembug terkait anggaran.

Salah satu hasil penting rapat tersebut adalah mengurangi ketajaman Surat Keputusan (SK) Nomor 02/2013. Sebagai produk Rakonprovlub 2013, SK Nomor 02/2013 berisi kewajiban KONI hanya mengakomodir atlet yang lolos dengan medali ke PON 2016 dan seterusnya.

Namun berdasarkan kesepakatan seluruh anggota KONI Kalsel dalam Rakonprov 2015, semua atlet yang lolos ke PON 2016 berhak diberangkatkan, termasuk balap motor.

Ini berbeda dengan aturan sebelumnya bahwa hanya atlet peraih medali yang berhak diakomodir KONI Kalsel.

Namun demikian, perubahan SK Nomor 02/2013 tersebut tidak sepenuhnya. KONI Kalsel hanya berkewajiban menanggung akomodasi atlet-atlet yang lolos melalui kuota.

Hal inilah yang menjadi ganjalan, mengingat anggaran pelatihan dan persiapan sepenuhnya menjadi tanggungjawab cabang olahraga di luar kriteria SK Nomor 02/2013.

Mengingat dana latihan dan persiapan tidak sedikit, cabang olahraga di luar kriteria SK Nomor 02/2013 mengharapkan uluran bantuan dari KONI Kalsel, terutama melalui Bambang.

“Oleh karena sudah disepakati, semua cabang olahraga yang lolos ke PON 2016 tetap diberangkatkan, sekalipun tanpa medali. Terkait anggaran dan sebagainya, kami segera mencarikan solusi melalui pertemuan internal,” ungkap Bambang.

Anggaran menjadi persoalan, mengingat dana persiapan ke PON 2016 yang sudah disetujui dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kalsel hanya sebesar Rp34 miliar. Angka itu sedikit meleset dari keinginan KONI sebesar Rp48 miliar.

50 persen dari Rp34 miliar, sudah direncanakan untuk Pelatihan Provinsi (Pelatprov) 18 cabang olahraga yang lolos verifikasi SK Nomor 02/2013. Sedangkan sisanya untuk keberangkatan ke PON 2016 dan kebutuhan lain.

Dari anggaran tersebut, juga diambil untuk bonus medali kualifikasi PON. Dalam perencanaan KONI Kalsel, setiap emas di kualifikasi PON 2016 dihargai Rp15 juta. Kemudian perak Rp7 juta dan perunggu Rp5 juta.

Andai KONI Kalsel tidak mendapatkan dana tambahan, besar kemungkinan pagu untuk 18 cabang olahraga dikurangi, kemudian dibagi rata untuk 8 cabang olahraga di luar kriteria SK Nomor 02/2013.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783