Kartini Di Sirkuit

smn-sport
smn-sport

EMANSIPASI yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini memang sudah membawa hasil positif. Tepat 21 April 2016, sudah tidak asing lagi wanita bersaing melawan pria di lintasan balapan.

Balapan berbeda dengan olahraga lain yang memiliki kelas khusus wanita. Andaipun dibikin balapan khusus wanita, peserta yang tampil terkadang tidak mencukup syarat.

Oleh karena itu, wanita-wanita pembalap pun harus bersaing melawan pria. Hasilnya cukup membanggakan, karena mereka bahkan bisa mengalahkan prestasi pria.

Tengok saja pencapaian Alexandra Asmasoebrata. Mengawali karir di gokart, Alexandra mampu bersaing di Asian Formula Renault Challenge bersama puluhan pembalap pria.

Wanita kelahiran 23 Mei 1988 ini menjadi menjadi runner up klasemen akhi musim 2011. Sampai sekarang pun, Alexandra masih aktif di balapan mobil single seater.

Sementara di lintasan offroad, Mariachi Gunawan mampu memecahkan belenggu untuk bersaing dengan pria di balik kemudi mobil 4×4.

Bahkan di antara wanita penyuka offroad, Mariachi belum memiliki tandingan. Akibatnya wanita kelahiran 9 Agustus 1988 ini memilih mengikuti kejuaraan umum dan tentu saja bersaing dengan pria.

Juga tidak bisa dilupakan kiprah Alinka Hardiati. Kemampuan Alinka cukup komplit, karena juga berpartisipasi di banyak kejuataan drifting, touring dan slalom.

antara
antara

Khusus di lintasan slalom, wanita kelahiran 21 Juni 1982 pernah merasakan podium juara kelas F di musim 2015. Kelas F termasuk kelas bergengsi yang didominasi pria.

Baik Alexandra, Mariachi maupun Alinka menjadi penerus jejak Rally Marina. Selain paling senior, Marina sudah kenyang pengalaman balap mobil nasional maupun internasional.

Tidak hanya roda empat, karena belakangan bermunculan wanita-wanita yang menekuni balapan sepeda motor. Dari semula hanya Jeanny Harmono di era 1990 dan dilanjutkan Inuk Blazer, sekarang balapan sudah menjadi pilihan beberapa wanita.

otomotifzone
otomotifzone

Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang meroket di bidang lain, setelah mengikuti balapan. Sebut saja Raya Nurfitri Rahmadiana atau lebih dikenal dengan Raya Kitty. Raya semakin populer, setelah membintangi sinetron ‘Anak Jalanan’.

Wanita kelahiran 10 Februari 1996 ini selalu menarik perhatian, ketika mengikuti balapan motor, terutama matic race. Karir Raya dimulai ketika berpartisipasi dalam balapan resmi di pertengahan 2013.

Sabrina Sameh juga seberuntung Raya. Setelah dikenal sebagai pembalap drag race, wanita bernama lengkap Sabrina Sameh Mohammed Abdel Fatteh ini juga membintangi sinetron ‘GGS Return Season 2’.

Berawal dari hobi semasa sekolah, kegemaran Sabrina berlanjut hingga ke karir profesional. Punya paras yang berkarakter, Sabrina juga kerap mendapat order menjadi model.

Wanita lain yang populer di lintasan balap motor nasional adalah Indri Barbie. Wanita bernama lengkap Indri Nurlia Sari bahkan dianggap sebagai pioner drag race wanita, karena sudah berkarir semenjak 2011.

Juga masih terdapat banyak wanita lain yang sedang meretas karir di balap motor. Tidak hanya memiliki paras yang tidak bosan dipandang, mereka juga memiliki sederet prestasi.

Mulai dari Nabila Maudyna Azzahra, Qholylla Ardillah, Ade Destiy, Dyan Primitha, Monique Ayu Mustika, Ressa Fauziah, Mawar Kartika Annisa Dewi, Imelda Lusiana dan Andana Tryastasya Eddy.

Kemudian Annisa L Sari, Sulva Gini Cinantya, Rasya Narendra Putri, Silviana Octaviana, Silvia Audina, Pipin Rahmala, Shelly Resminar, Kintan Laksana Putri dan Irani Febryan.

Juga sedang berkarir Desi Purnama Ningsih dan Ayatussypa. Kedua pembalap ini paling mudah dikenali, sekalipun mengenakan helm, karena sama-sama menggunakan jilbab.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783