MotoGP Kembali Ke Sentul


DARI beberapa opsi yang sempat dimunculkan, Pemerintah melalui Kementerian pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menetapkan Sirkuit Sentul sebagai venue MotoGP 2017.

Palembang sempat menjadi kandidat terkuat tuan rumah MotoGP. Akan tetapi itu baru bisa dilakukan di musim 2018, karena membangun sirkuit mulai dari nol. Sementara Sentul berpeluang mengambil slot musim 2017, lantaran hanya membutuhkan proses renovasi.

Akhirnya Sentul disepakati sebagai opsi terakhir untuk MotoGP 2017, setelah Presiden Joko Widodo memberikan persetujuan. Bahkan hak tersebut diberikan kepada Sentul hingga dua musim selanjutnya sesuai kontrak Indonesia dengan Dorna.

“Kemenpora sudah mengirim surat kepada Presiden untuk MotoGP 2017, 2018 dan 2019 di Sentul. Oleh karena sudah bersedia tidak merepotkan Pemerintah melalui APBN, kami memilih opsi Sentul,” jelas Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot Dewa Broto, Selasa (3/5).

Namun Pemerintah juga menginginkan bentuk nyata kesanggupan Sentul dalam kesepakatan hitam di atas putih, “Sekarang tinggal niat Sentul, karena kami butuh kepastian komitmen,” tambah Gatot.

Selain permintaan dari Palembang, juga sempat mencuat opsi menggelar MotoGP di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), terutama seandainya Sentul mengalami kendala.

“Seandainya berlangsung di Kawasan SUGBK, risiko keamanan dan resistensi publik terlalu tinggi. Andai semuanya bisa teratasi, MotoGP di SUGBK dipastikan menarik, karena belum pernah terjadi,” tukas Gatot.
Dengan menunjuk Sentul sebagai penyelenggara, Pemerintah hanya andil dalam pembayaran commitment fee kepada Dorna sebesar 23,4 juta euro (sekitar Rp 352,9 miliar) selama tiga musim.

Pembayaran dilakukan dalam tiga gelombang, mulai dari 7 juta euro untuk musim 2017, 8 juta euro di musim 2018 dan 8,4 juta euro di musim terakhir.

“Kalau Sentul bersedia menanggung commitment fee, bukan hanya renovasi sirkuit, penggunaan Keputusan Presiden (Keppres) sudah tidak lagi diperlukan,” jelas Gatot.

Sebelumnya General Manager Sirkuit Internasional Sentul, Lola Moenek, mendesak agar Pemerintah segera membuat keputusan akhir terkait sirkuit yang diajukan untuk menjadi tuan rumah MotoGP.

“Dengan kepastian ini, berarti kami harus melakukan renovasi mulai Juni 2016 agar Sentul siap menggelar MotoGP 2017. Apapun kami usahakan demi mengangkat olahraga otomotif nasional,” janji Lola seperti dilansir cnnindonesia.com.

“Kalau melihat kondisi Sentul sekarang, hanya perlu dilakukan renovasi 40 persen dengan anggaran sekitar Rp200 miliar,” tandasnya.

Sentul menjadi tuan rumah GP500/MotoGP, tepatnya di edisi 1996 dan 1997. Valentino Rossi pernah juara seri di sirkuit sepanjang 4,12 kilometer ini, ketika masih berkompetisi di GP125 1997. Sentul juga sempat menyelenggarakan World SuperBike (WSBK) dan A1GP.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783