MESKI sedang tidak terdapat event balap, Lapangan Murdjani Banjarbaru diriuhkan raungan knalpot motor balap sejak pagi, Minggu (28/8). Suasana itu pun menarik perhatian beberapa warga yang kebetulan melintas.

Keriuhan tersebut tidak lain aktivitas latihan pembalap-pembalap Kalimantan Selatan yang sedang mempersiapkan diri menuju PON 2016. Itulah latihan lengkap yang dilakoni Alpian Riduan cs.

Disebut latihan lengkap, karena mereka sudah menggunakan dua unit Honda Sonic 150 yang didrop Honda Trio Motor. Sebelumnya sesi latihan dengan motor, masih menggunakan Yamaha Jupiter MX King yang merupakan motor warisan kualifikasi PON 2016.

Sementara di kelas 125cc, motor yang dipakai tetap Honda Blade Fi, juga eks kualifikasi PON 2016. Baik Sonic maupun Blade Fi merupakan motor-motor yang digunakan di PON 2016 (Baca: Tinggal Bawa Badan).

“Latihan dengan motor ini merupakan lanjutan dari serangkaian latihan fisik yang sudah dilakukan. Semua pembalap butuh penyesuaian, karena cara membawa motor standar sudah pasti berbeda dengan motor tune up yang biasa mereka pakai balap,” jelas H Wardhani, pelatih balap motor Kalsel.

Penekanan latihan dengan motor sejatinya tidak semata mengejar kecepatan, karena lebih mengarah kepada ketepatan buka tutup gas dan perpindahan persneling. Teknik tersebut berperan besar, ketika pembalap akan memasuki tikungan dan keluar tikungan.

Oleh karena itu, lintasan yang hanya dibatasi kun-kun tersebut merupakan potongan-potongan dari Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya. Meski tidak senyata sirkuit asli, setidaknya setiap pembalap sudah memiliki gambaran trek yang digunakan untuk PON 2016 tersebut.

Sesi latihan dengan motor ini berlangsung sejak pukul 11.00 Wita hingga 16.00 Wita. Jatuh bangun dari motor sudah biasa, sehingga beberapa kali kru mekanik harus memperbaiki footstep yang bengkok hingga patah.

Kebetulan sekitar tiga jam sebelum sesi berakhir, hujan lebat disertai angin cukup kencang mengelilingi Banjarbaru dan sekitarnya. Seakan sudah direncanakan sebelumnya, latihan pun semakin lengkap. Dari semula dry race, status balapan berubah menjadi wet race.

Hujan tersebut tidak lantas menggoyahkan semangat mereka. Bergantian Alpian, Iman Micko Eryandi, Okvan Irfana, Maulana Noor Khairi dan Ricky Ismana melaju di bawah hujan. Sesekali mereka tergelincir dan mencium aspal, latihan tetap berlanjut hingga sesi benar-benar berakhir.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783