Harus Habis-habisan

jkt_shoot94
jkt_shoot94

DIIRINGI cuaca yang berubah cepat, hasil kualifikasi balap motor PON XIX/2016 Jawa Barat, Sabtu (24/9), diwarnai sejumlah kejutan. Namun dipastikan semua pembalap Kalimantan Selatan harus tampil habis-habisan di race day, Minggu (25/9).

Dimulai sekitar pukul 13.00, kualifikasi pertama mementaskan kelas 125cc beregu. 30 menit berselang, Alpian Riduan dan Iman Micko menaiki motor masing-masing untuk melakoni kualifikasi kelas 150cc beregu.

Persaingan antar pembalap cukup alot. Sepenuhnya menggunakan pengalaman dan teknik, mengingat kecepatan motor sama rata. Imbasnya adalah catatan waktu per lap semakin menanjak dengan rata-rata setiap pembalap melalui 19 putaran.

Akhirnya Anggi Permana dari Jawa Barat, meraih pole position dengan catatan waktu 1 menit 04,911 yang bertahan hingga sesi berakhir. Anggi unggul 0,45 detik atas Fitriansyah dari dari Kalimantan Timur yang kemudian berhak memulai balapan di urutan kedua.

Grid depan juga dihuni Rafid Topan Sucipto dari DKI Jakarta yang mencatatkan waktu 1 menit 4,981 detik. Richard Taroreh, Wahyu Widodo dan H Ahmad Yudhistira melengkapi dua gri terdepan.

Alpian dengan catatan waktu 1 menit 05,585 detik yang didapat di lap 21, memulai balapan dari urutan 12. Sedangkan Iman berpaut cukup jauh, tepatnya peringkat 21 dengan catatan waktu 1 menit 06,491 detik.

Seiring perampungan kualifikasi 150cc beregu, hujan mengiringi kehadiran 31 pembalap yang mengikuti kualifikasi kelas 125cc perorangan, termasuk Maulana Noor Khairi.

Dengan kondisi yang berbeda, beberapa kejutan mulai terjadi. Wawan Wello dari Sulawesi Utara membukukan waktu 1 menit 07,170 detik untuk meraih pole position.

Trek basah ternyata membuat deretan top five latihan bebas berubah drastis, karena Gerry Salim dari Jawa Timur juga menanjak untuk memulai balapan di grid depan, bersama Andi Farid Izdihar dari Jawa Barat.

Sedangkan Maulana harus memulai balapan dari urutan 18 dengan catatan waktu 1 menit 08,761 atau berselisih 0,49 detik dari catatan waktu latihan bebas.

Hujan juga masih mengguyur, ketika 27 pembalap di kelas 150cc perorangan berusaha mendapatkan posisi terbaik. Kembali Alpian mengaspal dengan pilihan ban baru.

Hanya ban tersebut tampaknya belum mencapai panas ideal, sehingga Alpian tidak begitu bisa memanfaatkan sesi yang berlangsung selama 30 menit.

Bahkan Alpian dua kali terjatuh dan sempat menyebabkan tuas perseneling motor tidak berfungsi. Akibatnya pembalap yang memperkuat Borneo Racing itu harus puas memulai balapan dari urutan 21.

“Terlepas apapun hasil kualifikasi, kami hanya berharap semua pembalap fokus di race day. Tidak ada strategi lain, terpenting semuanya berusaha tampil sebaik-baiknya,” sahut Sipliansyah Hartani, pelatih balap motor Kalsel.

Sementara start di barisan terdepan adalah I Gede Kurniawan. Pembalap Bali ini menorehkan catatan waktu 1 menit 06,941 detik. Rafid Topan, Anggi Permana, Faizal Baharudin dan Herman Bas melengkapi top five.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783