Tinggal Regulasi Resmi

MESKI Indonesia belum punya kejuaraan nasional sendiri, FIM Asia Supermoto 2016 seri kedua cukup sukses berlangsung di Sirkuit Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (9/10). Mengingat jenjang internasional sudah tersedia, tinggal keseriusan otoritas nasional menggodok regulasi.

Richard Dibben dari Selandia Baru menguasai dua moto yang dilangsungkan dalam cuaca berbeda. Di moto 1 yang cukup terik, penunggang KTM 450 itu mengalahkan kakak beradik Muhd Habibullah dan Mohd Al Amirul dari Malaysia.

Sementara di moto 2 yang dihelat dalam kondisi wet race, Dibben mengatasi perlawanan Lewis Cornish dari Prancis, Mohd Al Amirul di peringkat ketiga. Balapan hanya sepanjang 16 lap, karena trek tanah ditutup akibat dianggap terlalu membahayakan.

Sedangkan pembalap Tanah Air tampil cukup membanggakan. Pedro Wunner mampu memperbaiki posisi di moto 2 dengan finis di posisi ketuju, setelah finish kesembilan di moto 1 yang berlangsung 20 lap.

Selain kelas utama Open International Class dan Asian Class, juga dilombakan supporting race yang meliputi prostock, superstock, SM2, SM pro open dan SM veteran. Hajat komunitas supermoto juga diakomodir lewat community race. Peserta bertanding di kelas lite East Java, lite national, prostock East Java dan prostock national.

Persaingan di supporting race pun tidak kalah seru, terutama superstock yang diikuti pembalap senior seperti H Momo Harmono dan Daniel Tangka, hingga pembalap muda semacam Farudila Adam, Tommy Salim dan Agha Riansyah.

Superstock yang diikuti 14 finalis, dimenangi Farudila Adam. Posisi berikutnya ditempati Tommy Salim dan Ade Putra. Tommy sendiri sempat bersenggolan dengan H Momo di lap terakhir, sehingga membuat legenda balap motor Jawa Timur itu terjatuh.

Demikian pula situasi persaingan prostock East Java dan superstock open. Pertarungan berlangsung sengit dan membuat best time tidak terpaut jauh dari kelas superstock.

Kemeriahan FIM Asia Supermoto 2016 seri kedua tampaknya berbuntut positif, mengingat PP Ikatan Motor Indonesia mulai menggarap regulasi supermoto nasional.

Selain menyediakan event baru, itu juga bagian dari keinginan kembali menjadi salah satu tuan rumah FIM Asia Supermoto 2017. Rencana ini mendapat kredit positif dari komunitas yang belum terakomodir.

“Kami segera meresmikan regulasi supermoto nasional mulai 2017 dan berharap FIM Asia Supermoto mampir lagi di Indonesia. Dengan demikian, pembalap Indonesia bisa bertanding lagi di level internasional,” papar Jefry JP, Sekretaris Jenderal PP IMI seperti dilansir motorplus-online.com.

Memang supermoto nasional belum memiliki regulasi resmi dari PP IMI. Pun dari event-event yang sudah berlangsung, kebanyakan sebatas supporting class di event road race.

“Sebenarnya menggabungkan supermotor dan road race itu dilarang. Dengan kapasitas mesin supermoto di atas 400cc, sirkuit mesti mempunyai standar panjang dan lebar yang berbeda dengan road race,” tandas Jefry.

Untuk menggelar FIM Asia Supermoto 2016 seri kedua, halaman Stadion Kanjuruhan disulap sedemikian rupa untuk mendapatkan trek on road dan offroad sebagaimana sirkuit supermoto sebenarnya.

Dengan panjang total 1,1 kilometer, terhampar sekitar 80 persen trek onroad dan 20 persen offroad. Namun akibat hujan sepanjang pelaksanaan moto 2, trek offroad tersebut terpaksa ditutup.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783