SEJARAH urung ditorehkan Andi Gilang Izdihar di Asia Talent Cup. Pembalap Indonesia itu gagal menyelesaikan race kedua seri pamungkas 2016 yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (30/10).

Gilang sejatinya punya modal besar menjadi juara umum, setelah menjuarai race pertama, Sabtu (29/10). Hasil tersebut menempatkan Gilang di peringkat kedua klasemen dengan 167 poin, tertinggal 6 angka dari Oi Ogura.

Begitu race kedua dimulai, Gilang sudah naik ke posisi terdepan di lap kedua, ditempel Kazuli Masaki dan Ogura. Bahkan di lap 3, Gilang mulai membuka jarak dengan Masaki, Ogura dan Somkiat Chantra yang bersaing memperebutkan tempat kedua.

Namun di akhir lap 4, Gilang mulai terkejar dan didepak Masaki dari peringkat terdepan. Namun dua lap kemudian, Masaki terjatuh ketika berada di posisi kedua, tepat di belakang Ogura dan di depan Gilang.

Tak lama berselang, Ogura juga terjatuh. Motor rider muda Jepang itu gagal berbelok dan meluncur ke gravel. Dalam posisi tersebut, Gilang pun otomatis diuntungkan, meskipun Chantra memimpin balapan diikuti Deniz Oncu dari Turki, ketika balapan tersisa enam putaran.

Chantra makin jauh meninggalkan pebalap lain, sementara Gilang masih bersaing dengan beberapa pebalap lain untuk memperebutkan tempat kedua. Hanya untung tak dapat diraih, karena balapan Gilang berakhir di lap 12. Gilang terjatuh dan kemudian berdiri sambil memegangi jari tangan kanan.

Sebaliknya Chantra bertahan di depan hingga finish. Can Oncu dan Deniz menyusul finis di urutan berikutnya. Hasil tersebut sekaligus memastikan Chantra menjadi juara umum Asia Talent Cup 2016.Gilang sendiri tergeser ke urutan tiga klasemen dengan 167 poin, sama dengan perolehan Ryusei Yamanaka. Meski juga gagal finish di race kedua, Ogura menjadi runner up dengan 173 poin.

Asia Talent Cup merupakan jalur menuju balapan internasional yang dibuka Federasi Motorsport Internasional (FIM) dan Dorna. Sesuai tiket kejuaraan, Asia Talent Cup menyasar pembalap-pembalap Asia dan Oseania. Digelar mulai 2014, pembalap-pembalap terbaik Asia Talent Cup berpeluang dibawa ke jenjang lebih tinggi semacam Red Bull MotoGP Rookies Cup atau Moto3 Junior World Championship.

Dalam penyelenggaraan setiap musim, Asia Talent Cup diikuti 22 pembalap terpilih. Beberapa pembalap lama, kembali bertanding semusim kemudian, ditambah sejumlah pembalap baru yang lolos seleksi. Dipandu langsung Alberto Puig yang berperan besar atas karir profesional Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Toni Elias, semua kontestan Asia Talent Cup membalap di atas sadel Honda NSF250R Moto3 yang disediakan penyelenggara. Selama mengikuti Asia Talent Cup, kebutuhan pembalap juga dipenuhi penyelenggara, mulai dari asuransi medis hingga tiket pesawat.

Khusus musim 2016, balapan dilangsungkan di sirkuit-sirkuit internasional dan berbarengan dengan event FIM. Seri pembuka berlangsung di Sirkuit Chang, berbarengan dengan World SuperBike (WSBK) Thailand. Kemudian seri kedua berlangsung sebelum MotoGP Qatar di Sirkuit Losail. Dilanjutkan seri berikutnya di Sepang, tepatnya sebelum WSBK Malaysia.

Kecuali balapan di Sirkuit Pan Delta China, dua seri tersisa berlangsung sebelum MotoGP Jepang dan Malaysia. Dari keenam seri itu, Gilang memenangi race kedua di Losail dan race kedua di Sepang. Selain Gilang Izdihar, Indonesia diwakili Gerry Salim. Sempat memenangi race pertama di Losail, Gerry berada di peringkat kelima klasemen akhir pembalap dengan 145 poin.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783