Emas Tabalong Dicabut

imikalsel

PROTES Banjarbaru atas dua emas balap motor yang diraih Tabalong di Porprov X/2017, dikabulkan technical delegate. Beberapa daerah pun mendapatkan limpahan medali.

Salah satu emas Tabalong diperoleh dari nomor perorangan kelas 125cc melalui Sandy Yuda Permana. Kemudian di kelas beregu 125cc, Sandy yang berpasangan dengan Ramadhani, juga menyumbangkan emas.

Belakangan usia Sandy digugat dan diprotes Banjarbaru. Mereka menemukan data yang menyatakan pembalap tuan rumah tersebut sudah berusia 17 tahun, bukan 16 tahun sesuai regulasi. Sebagai penguat protes, Banjarbaru menyertakan Nomor Induk Siswa (NIS) milik Sandy.

Protes tersebut diterima technical delegate, beberapa menit pasca balapan kelas terakhir di Sirkuit Marido, Rabu (11/10). Namun technical delegate juga meminta Banjarbaru mendapatkan bukti fisik yang menunjukkan usia sesungguhnya si pembalap.

Tabalong yang diprotes, juga bersikeras tidak menyalahi aturan. Mereka memperlihatkan ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan akte kelahiran si pembalap. Dalam ijazah tersebut, dinyatakan Sandy lahir 29 Oktober 2002.

Sehari pasca race day, Banjarbaru menemukan fakta berbeda. Dalam ijazah yang dikeluarkan SMP 6 Banjarbaru tempat si pembalap bersekolah, Sandy dinyatakan kelahiran 29 Oktober 2000.

Untuk menguatkan data, juga disertakan surat keterangan dari SMP 6 Banjarbaru yang menyatakan Sandy merupakan alumnus sekolah tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani plt Kepala Sekolah SMP 6 Banjarbaru, Drs HM Husni Thamrin, kelahiran Sandy sesuai dengan ijazah yang ditemukan Banjarbaru.

Seiring proses pencarian data, Sandy membuat pernyataan permohonan maaf, terkait pemalsuan identitas. Lembar pernyataan di atas materai tersebut juga ditandatangani orangtua Sandy.

“Saya meminta maaf atas kekhilafan, berkaitan pemalsuan identitas di Porprov 2017. Sebenarnya identitas saya tertera sesuai surat pernyataan ini,” demikian pernyataan Sandy.

Segera setelah pernyataan tersebut, technical delegate menggelar rapat, Kamis (12/10). Kemudian diputuskan bahwa emas kelas 125cc perorangan dan beregu Tabalong, direkomendasikan technical delegate digugurkan.

“Selanjutnya medali diberikan kepada pembalap sesuai urutan terakhir lomba. Kedepan untuk menertibkan administrasi atlet-atlet muda, NIS juga harus disertakan,” jelas H Jamhuri, technical delegate balap motor Porprov 2017.

Tidak hanya kehilangan emas, Sandy juga terancam sanksi yang lebih berat. Sesuai regulasi balap motor Ikatan Motor Indonesia (IMI), pemalsuan identitas yang merupakan bagian persyaratan lomba, diancam tidak boleh mengikuti event balap resmi selama tiga tahun.

Dengan demikian, urut-urutan peraih medali kelas beregu 125cc adalah Banjarbaru berhak atas emas, perak untuk Balangan dan perunggu diperoleh Banjarmasin. Situasi ini membuat sepuluh daerah peserta balap motor kebagian medali.

Sedangkan di kelas 125cc perorangan, M Noor dari Tapin memperoleh emas. Perak didapatkan pembalap Hulu Sungai Tengah, Iqbal Firdaus, serta Rizky Wahyu Saputra dari Tanah Laut yang kebagian perunggu.

Sebaliknya Kepala Bidang Pertandingan PB Porprov 2017, Rahmanto, belum memastikan pencabutan medali tersebut. Mereka juga menunggu putusan Dewan Hakim.

“Kami memang sudah menerima berkas protes dari Banjarbaru. Setelah dipelajari bersama, selanjutnya putusan akhir diserahkan kepada Dewan Hakim,” tegas Rahmanto, Jumat (13/10).

Namun Dewan Hakim Porprov 2017, Edi Sukarno, memastikan tidak bisa memproses protes Banjarbaru, karena tak mendapat pelimpahan kasus dari technical delegate balap motor. Hal tersebut sesuai dengan aturan multievent seperti Porprov.

“Sampai diputuskan dicabut, Dewan Hakim hanya menerima tembusan berbagai bukti, bukan diminta memberikan putusan oleh technical delegate balap motor. Artinya proses protes sudah diselesaikan di level technical delegate sesuai kewenangan mereka,” jelas Edi, Sabtu (14/10).

“Dewan Hakim baru melakukan sidang, seandainya protes tersebut tidak dapat diselesaikan technical delegate. Pendeknya technical delegate merupakan kepanjangan tangan KONI di masing-masing cabang olahraga,” tandasnya.

Revisi Medali Balap Motor

Kelas 125cc Beregu
1. Banjarbaru (M Yahya Bintang/Dimas Putra Ramadhan)
2. Balangan (Rizqi Fasha Renanda/Ikram Shidiq)
3. Banjarmasin (Dandung Hermawan/M Naufal)

Kelas 125cc Perorangan
1. M Noor (Tapin)
2. Iqbal Firdaus (Hulu Sungai Tengah)
3. Rizky Wahyu Saputra (Tanah Laut)

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783