Bawa Runner Up Nasional

sart
sart

NYARIS batal berangkat, Hendra Rusadi tampil cukup apik di Grand Final MotoPrix 2017. Gelar runner up nasional MP4 berhasil dibawa pulang dari Sirkuit NP Pemkab Idi Aceh Timur, Minggu (3/12).

Jarak memang menjadi isu utama pelaksanaan Grand Final MotoPrix 2017 di Aceh, mengingat hal tersebut berimbas langsung terhadap biaya perjalanan.

Situasi tersebut menjadi kendala SART IKM4B HBM BGM HRVRT memberangkatkan Hendra ke Aceh. Kendati disediakan subsidi dari penyelenggara, tetap saja biaya keberangkatan tidak tertutupi.

Selain pembalap, mekanik dan kru, biaya transportasi motor balap juga tidak sedikit. Terlebih jalur dart yang harus ditempuh mencapai ribuan kilometer.

Kalau kemudian SART memberangkatkan Hendra, hal tersebut disebabkan Ketua IMI Kalsel, Ir Edy Sudarmadi, bersedia membantu meringankan biaya transportasi.

Faktanya tidak semua pembalap rangking tiga besar dari enam kelas di Region IV Kalimantan yang berpartisipasi. Pembalap selain Hendra yang berangkat adalah Reynaldi Pradana dari Kalimantan Tengah, serta Yossie Legisadewo dari Kalimantan Barat.

didit luvo
didit luvo

Bahkan kalau ditilik lebih jauh, jumlah starter juga kurang sesuai harapan. Malah MP1 hanya diikuti 8 starter, dengan 2 pembalap tuan rumah yang tidak masuk tiga besar klasemen akhir Region I.

Sementara MP4 masih lebih baik. Kecuali Region III, 11 starter mewakili region masing-masing di kelas khusus bebek 4T 125cc tune up pemula A ini, termasuk 4 pembalap dari tuan rumah dengan status wild card.

Meski demikian, Hendra sempat mengalami masalah teknis dalam Quality Time Trial (QTT), sehinga hanya bisa menjalani 3 lap.

Beruntung catatan waktu Hendra masih cukup baik, sehinga memulai balapan yang berlangsung dalam dua race ini dari urutan keempat.

Begitu race pertama dimulai, pembalap dari posisi lima dan enam berhasil leading. Namun setelah dicermati race direction, kedua pembalap masing-masing Maulana Ibrahim dan Agus Setiawan melakukan jump start, sehingga terkena penalti 20 detik.

Belum tuntas satu putaran, Maulana malah terjatuh, sehingga Agus memimpin di depan. Namun dua lap kemudian, Afridza Syach yang meraih pole, berhasil menyalip Agus untuk memimpin balapan.

Sementara Hendra harus bertarung melawan Riky Ibrahim untuk meraih peringkat kedua. Memasuki lap 10, pembalap wildcard dari Jawa Barat itu mengkudeta Hendra di posisi kedua hingga bendera finish berkibar.

balapmotor

Memasuki race kedua, balapan sedianya berlangsung lebih sulit, mengingat Grand Final MotoPrix 2017 mengadopsi aturan baru World Superbike (WSBK).

Dengan demikian, pembalap yang finish di posisi tiga besar dari race pertama, harus memulai start race kedua dari posisi row ketiga dengan posisi start dibalik antara satu dan tiga.

Aturan itu membuat Hendra memulai balapan dari peringkat ketujuh. Kemudian Afridza dari posisi kesembilan dan Riky di urutan delapan.

Sebaliknya pembalap yang finish kempat, kelima dan keenam di race pertama, berhak start dari row pertama di race kedua.

Ternyata aturan tersebut tidak banyak menjadi masalah. Kendati kembali bersaing ketat dengan Riky, Hendra berhasil finish kedua, tepat di belakang Afridza yang dipastikan menjadi juara nasional MP4.

Dalam hasil balap, Hendra dan Riky sama-sama mengemas 36 poin. Namun Hendra mempunyai tabungan poin sebagai juara region yang tidak dimiliki Riky, sehingga berhak atas predikat runner up nasional MP4.

 

Klasemen Akhir MotorPrix 2017

MP1
1. Reynaldi Pradana (Kalteng/RFRT GNB ADJ SAS HDS NHK) 50 poin
2. Renggi Lukmana (Sumbar/Suhandi Padang 88 Sari Murni) 40 poin
3. Handy Tuahatu (Sultra/Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya) 38 poin
4. Sulung Giwa (Jatim/Yamaha Yamalue NHK IRC Bahtera) 36 poin
5. Fitriansyah Kete (Jabar/Honda Sidrap Daya Trijaya) 36 poin

MP2
1. Rafid Topan (DKI Jakarta/Yamaha Yamalube KYT IRC Syafina) 45 poin
2. Dicky Ersa (Yogyakarta/Yamaha Yamalue NHK IRC Bahtera) 36 poin
3. Fitriansyah Kete (Jabar/Honda Sidrap Daya Trijaya) 35 poin
4. Irvansyah Putra (Sumut/Yamaha Yamalube Alfa Scorpi) 35 poin
5. Handy Tuahatu (Sultra/Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya) 34 poin

MP3
1. Afridza Syach (Jabar/Honda Sidrap Daya Trijaya) 50 poin
2. Tofani Wijaya (Sumbar/Menara Agung Bethar CLD NHK IRC) 45 poin
3. Deri Satio Sunarso (Sumut/Deli Indako Nissin BRT FDR NHK) 32 poin
4. Agus Setiawan (Aceh/ABHLM BTKS NHK FDR Proliner) 30 poin
5. Afied Mawazir (Aceh/Korwil IMI Aceh Timur) 21 poin

MP4
1. Afridza Syach (Jabar/Honda Sidrap Daya Trijaya) 50 poin
2. Hendra Rusadi (Kalsel/SART BGM HBM HRVRT IMI Kalsel) 45 poin
3. Agus Setiawan (Aceh/ABHLM BTKS NHK FDR Proliner) 38 poin
4. Tofani Wijaya (Sumbar/Menara Agung Bethar CLD NHK IRC) 28 poin
5. Deri Satio Sunarso (Sumut/Deli Indako Nissin BRT FDR NHK) 26 poin

MP5
1. Isma Ramadano (Sumbar/Menara Agung Bethar CLD NHK IRC) 50 poin
2. Maulana Ibrahim (Sulsel/Lilo AK KYT FDR UMA RCB) 41 poin
3. Riyan Pratama (Sumut/Alfattah FDR NHK Koizumi) 31 poin
4. Nia Ramadhani (Sumut/N’RPM Zania IRC NHK) 26 poin
5. Fadli Rigani (Sumbar/Kenzie 22 Fallen Playastation) 26 poin

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783