Denda Menunggu Pembatalan

RAPAT Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Kalimantan Selatan 2017 menghasilkan banyak poin penting. Terutama bidang olahraga, diputuskan penekanan terhadap komitmen klub dalam penyelenggaraan event.

Keolahragaan merupakan salah satu program yang dibahas dalam sidang komisi B. Selain penjadwalan event sepanjang 2018 (Klik: Kalender Event IMI Kalsel 2018), terdapat hal-hal krusial yang harus diperhatikan klub penyelenggara.

Berikut poin-poin penting yang diputuskan dalam Rakerprov IMI Kalsel yang berlangsung di Hotel Aria Barito, Sabtu (3/2):

1. Apabila jadwal event kejuaraan daerah maupun kejuaraan terbuka bertabrakan dengan kejuaraan nasional, event-event tersebut harus dimajukan atau dimundurkan.

2. Klub yang menggelar kejuaraan nasional dalam kalender event 2018, wajib mengantongi sertifikasi dari PP IMI. Apabila belum memiliki sertifikasi, mereka wajib bekerjasama dengan klub yang telah memiliki sertitikasi.

3. Seluruh klub penyelenggara event disarankan dan diharapkan mengikuti workshop nasional untuk memperoleh sertifikasi.

3. Dalam rangka kejuaraan nasional, termasuk event region, IMI Kalsel memantau dan hadir dalam kapasitas sebagai technical delegate.

4. Permohonan rekomendasi harus disampaikan klub kepada IMI Kalsel minimal dua minggu sebelum pelaksanaan. Permohonan disertai peraturan perlombaan dan usulan nama pimpinan perlombaan yang direkomendasikan klub.

5. Sirkuit tempat pelaksanaan event harus diinspeksi IMI Kalsel. Inspeksi ini berlaku mengikat untuk sirkuit dadakan dalam area tertutup, seperti lapangan parkir stadion.

6. Penundaan maupun pembatalan event harus dilaporkan kepada IMI Kalsel, minimal sebulan sebelum jadwal seharusnya. Dengan demikian, tersedia cukup waktu persiapan kepada klub pengganti.

7. Klub yang batal menggelar event sesuai kalender, dikenakan sanksi sebesar Rp5 juta. Denda tersebut harus dibayarkan, sebelum klub mengambil event lain dalam Rakerprov IMI selanjutnya.

8. Pembayaran maupun kewajiban lain terhadap pihak ketiga merupakan syarat mutlak penerbitan rekomendasi oleh IMI Kalsel.

9. Dalam pelaksanaan event, klub dilarang memodifikasi regulasi yang telah diterbitkan PP IMI, baik tata cara dan ketentuan perlombaan, termasuk besaran hadiah. Klub yang melanggar poin ini juga terkena sanksi.

10. Seandainya klub menggelar event-event yang belum memiliki regulasi PP IMI, IMI Kalsel tetap memberikan rekomendasi penyelenggaraan. Namun sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai pengawas, IMI Kalsel mengirimkan observer.

11. Semua perangkat perlombaan (pimpinan lomba, juri dan petugas scrutineering) wajib memiliki lisensi yang berlaku.

12. Klub yang belum menjadi anggota IMI Kalsel, juga berhak menggelar event. Namun mereka harus menggandeng klub terdaftar sebagai anggota IMI Kalsel, terutama klub yang berdomisili di lokasi event.

13. IMI Kalsel memastikan tidak mempersulit penerbitan Kartu Izin Start (KIS) permanen, apabila semua persyaratan telah terpenuhi selambat-lambatnya sampai event berikutnya. Apabila tidak terpenuhi, si pemohon melakukan pembayaran ulang sesuai ketentuan.

14. Dalam setiap pelaksanaan event, klub pelaksana diharuskan berkoordinasi dengan KONI dan Dinas Pariwisata setempat. Selanjutnya IMI Kalsel juga membuat tembusan rekomendasi kepada pihak-pihak tersebut.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783