Gerakan Merangkul Semua


MESKI berstatus salah satu organisasi terbesar di Tanah Air, jumlah anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang terdaftar masih minim.

Dalam catatan PP IMI, anggota yang terdaftar di seantero Nusantara hanya sekitar 50.000 orang. Lantas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2017, PP IMI menargetkan jumlah ideal 1 juta anggota.

Situasi tersebut lantas disikapi IMI Kalimantan Selatan dalam Rakerprov 2017, Sabtu (3/2). Dilahirkan sejumlah program kerja pendukung yang dirumuskan dalam sidang komisi A di bidang organisasi dan kesekretariatan.

Berikut poin-poin penting yang diputuskan dalam Rakerprov IMI Kalsel 2017, terutama bidang hubungan antar anggota:

1. Melaksanakan amanah AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), serta sosiliasi kepada seluruh klub dalam naungan IMI Kalsel.

2. Mewajibkan semua klub menggelar musyawarah sesuai AD/ART dan masa bakti kepengurusan.

3. Hasil musyawarah klub disahkan dengan pelantikan dan pengukuhan, serta penerbitan surat keputusan oleh IMI Kalsel. Persyaratan ini juga demi penerbitan Tanda Klub Terdaftar (TKT) dari PP IMI.

4. Klub diwajibkan mendaftarkan minimal 15 orang anggota per tahun untuk meningkatkan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA).

5. Semua klub anggota IMI Kalsel diharapkan dapat merangkul komunitas-komunitas otomotif untuk menjadi anggota IMI, sesuai persyaratan dan ketentuan berlaku.

6. Mewajibkan seluruh anggota mengenakan seragam resmi klub yang sudah tersemat logo IMI. Seragam tersebut juga harus dikenakan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan IMI Kalsel.

7. Semua pemegang KTA aktif, berhak mendapat fasilitas gratis sebagai penonton di setiap event otomotif. Klub yang mengabaikan poin ini, dipastikan terkena sanksi organisasi.

8. Namun pemegang KTA yang lalai, sehingga disalahgunakan pihak lain, IMI Kalsel berhak mencabut status keanggotaan anggota dimaksud.

9. Setiap anggota yang berurusan ke Sekretariat IMI Kalsel, wajib menunjukkan KTA aktif.

10. Seandainya klub hobi juga berminat menyelenggarakan event prestasi, rekomendasi pelaksanaan harus mendapat peninjauan IMI Kalsel terlebih dahulu.

11. Tidak menyetujui penyelenggaraan event ilegal seperti Antar Kampung (Tarkam) dan Latihan Bersama (Latber) yang dikemas seperti event resmi. Selain pro aktif mengawasi bersama klub anggota, IMI Kalsel juga segera membuat surat pemberitahuan kepada Polres hingga Polsek dengan payung hukum telegram Kapolri.

12. Setiap kegiatan klub yang melewati batasan administrasi daerah, wajib memberitahukan kegiatan tersebut kepada klub setempat.

13. Dalam pelaksanaan event, klub pelaksana dapat menggandeng klub yang berdekatan untuk berpartisipasi maupun mendampingi.

14. Semua klub event wajib melaporkan hasil kegiatan beserta dokumentasi kepada IMI Kalsel, minimal tujuh hari pasca penyelenggaraan.

15. Apabila terdapat lebih dari satu klub yang terdaftar di salah satu kabupaten/kota, disarankan membentuk Koordinator Wilayah (Korwil). Korwil sendiri merujuk kepada KONI kabupaten/kota setempat.

16. Klub anggota IMI Kalsel yang tidak menyelesaikan iuran keanggotaan dan tidak memiliki KTA sebanyak minimal 15 orang hingga empat bulan sebelum Rakeprov selanjutnya, dipastikan kehilangan hak sebagai peserta.

Sekretariat

Berkaitan dengan hubungan antar anggota, Rakerprov IMI Kalsel 2017 juga memperbaharui beberapa program kesekretariatan.

Sebelumnya IMI Kalsel juga sudah memastikan segera memiliki bangunan sekretariat baru. Bangunan yang berstatus pinjam pakai oleh Pemprov Kalsel tersebut berlokasi di Simpang Empat Banjarbaru.

Meski demikian, bangunan tersebut tidak bisa langsung menjadi sekretariat. Dibutuhkan renovasi yang tidak sedikit, serta perubahan interior sesuai kebutuhan.

Seandainya sudah selesai, IMI Kalsel memiliki sekretariat terbesar di Indonesia. Berikut poin-poin penting yang diputuskan dalam Rakerprov IMI Kalsel 2017, terutama bidang kesekretariatan:

1. Meningkatkan penataan, penyeragaman pola kerja administrasi, koordinasi dan konsultasi dua arah antara IMI Kalsel dengan klub.

2. Meningkatkan pelayanan administrasi IMI guna mendukung program kerja 2018, terkait dengan jam kerja sekretariat maupun staf sekretariat.

3. Setiap klub wajib memiliki sekretariat, papan nama, bendera IMI dan klub sebagai identitas.

4. Mewajibkan seluruh klub membuat dan mengaktifkan email klub, serta memberitahukan perubahan alamat email.

5. Setiap enam bulan sekali, setiap klub wajib melaporkan program kerja dan kegiatan lain, terutama terkait kesekretariatan dan olahraga kepada IMI Kalsel. Laporan dapat memanfaatkan email maupun Whatsapp Group.

6. Dalam setiap pelaksanaan event otomitif, wajib didahului menyanyikan Indonesia Raya dan Mars IMI, serta memasang bendera dan identitas IMI lain.

7. Memuruskan penggalangan dana renovasi sekretariat baru, termasuk kemungkinan melibatkan pihak ketiga.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783