Beraksi Melalui IMI Mobility


DARI masa ke masa, Ikatan Motor Indonesia (IMI) tidak hanya berkonsentrasi kepada penyelenggaraan dan pembinaan olahraga otomotif. Sekarang pengembangan wisata dan keselamatan berkendara menjadi prioritas utama.

Seiring kemajuan zaman, keselamatan berkendara (road safety) menjadi salah satu faktor terpenting untuk masyarakat Indonesia. Terlebih mayoritas penduduk menggunakan alat transportasi untuk mendukung berbagai kegiatan dan pekerjaan.

Ironisnya lebih dari 3 orang di dunia meninggal per jam akibat kecelakaan di jalan. Atau dengan kata lain, 1 orang meninggal per 20 menit akibat kasus serupa.

Juga tercatat 50 hingga 60 persen korban meninggal merupakan pengguna sepeda motor dan sepeda. Sedangkan 20 hingga 30 persen korban jiwa di antaranya adalah pejalan kaki.

Kesadaran aman berkendara ini menjadi kian penting, mengingat 95 persen kecelakaan disebabkan faktor manusia. Sedangkan infrastruktur jalan menyumbang 29 persen penyebab, serta hanya 2 persen diakibatkan faktor kendaraan.

Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) sebagai organisasi otosport internasional, terus mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui program Action Road Safety.

antara

Demikian pula PP IMI melalui Road Safety Action Indonesia yang bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian (Korlantas) Polri dalam satu dasawarsa terakhir.

Program tersebut dilakukan dengan menginstruksikan IMI Provinsi, serta menggandeng komunitas-komunitas otomotif untuk mendorong, sekaligus meningkatkan aktivitas yang memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai road safety melalui turing wisata.

Lantas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI 2017, kerjasama road safety campaign diperluas. Selain Korlantas yang memiliki wewenang penuh dalam keselamatan dan kedisiplinan berkendara, IMI juga bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan.

Kerjasama ketiga pihak itu tersebut kemudian dimasukkan kedalam IMI Mobility yang efektif berjalan mulai 2018. Tidak hanya itu, kampanye keselamatan berkendara ini juga dikemas lebih apik.

Salah satunya menempatkan road safety public education dan coaching dalam rangkaian Kejurnas Time Rally 2018. Sasaran utama program tersebut adalah pelajar, guru, keluarga, media dan perusahaan, termasuk instruktur sekolah mengemudi.

Penempatan instruktur sekolah mengemudi menjadi salah satu hal krusial, mengingat mereka merupakan orang pertama yang pelajaran berkendara kepada pengemudi baru.

tribrata

Dengan demikian, masyarakat pengemudi baru juga bisa lebih selektif dengan memilih sekolah-sekolah mengemudi yang memiliki istruktur bersertifikat road safety.

Dalam kalender nasional olahraga mobil 2018, Kejurnas Time Rally berlangsung sebanyak tujuh putaran. Kalimantan Selatan dipercaya menjadi penyelenggara putaran terakhir yang direncanakan berlangsung 11 November 2018 di Banjarmasin, Banjarbaru dan Banjar.

“Kami berharap semua klub anggota IMI Kalsel berpartisipasi di Kejurnas Time Rally seri ketujuh. Apalagi ini merupakan event murah, karena mobil tak perlu dimodifikasi,” papar Ade Putra, Kabid Olahraga Mobil IMI Kalsel.

Setelah terakhir kali menjadi tuan rumah Kejurnas Time Rally 2003 di Kotabaru, Kalsel menjadi pelaksana putaran kedua dalam kalender 2017.

Sambutan urang banua terbilang antusias terhadap Kejurnas Time Rally 2017, karena mobil yang terdaftar berjumlah 74 buah, termasuk 9 mobil dari luar Kalsel.

“Selama tiga tahun terakhir penyelenggaraan Kejurnas Time Rally, 74 mobil merupakan rekor. Oleh karena itu, kami menargetkan 100 mobil untuk event berikutnya,” tandas Ade.

PENDIDIKAN KESELAMATAN JALAN RAYA PUBLIK DAN PELATIHAN INSTRUKTUR

MATERI ROAD SAFETY_01

MATERI ROAD SAFETY_02

ROAD SAFETY AWARENESS PRESENTATION_01

ROAD SAFETY AWARENESS PRESENTATION_02

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783