Dorong Kelas Pembinaan


MEMPROGRAMKAN lebih banyak pembalap, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan mendorong kehadiran kelas pembinaan dalam setiap penyelenggaraan balap roda dua.

Dalam kalender olahraga IMI Kalsel 2018, terdapat enam event road race, termasuk Honda Dream Cup (HDC) dan seri terakhir Kejurnas MotoPrix Region IV Kalimantan.

Juga masih terdapat setidaknya dua event lagi, mengingat Banjarbaru Club (B-Club) dan Amuntai Motor Sport (AMS) belum menentukan jadwal.

Dari keenam event yang sudah terjadwal, IMI menginginkan klub penyelenggara memasukkan kelas pembinaan sebagai salah satu supporting race. Diyakini kelas pembinaan ini memacu kematangan pembalap-pembalap muda.

Disebut kelas pembinaan, lantaran motor yang digunakan nyaris standar pabrik. Hanya beberapa bagian saja yang diubah demi keamanan, seperti ban, velg, slang rem, footstep dan sok.

Dapat dikatakan bahwa kelas pembinaan merupakan balapan paling murah. Bahkan di beberapa daerah, kelas pembinaan cukup banyak diikuti peserta dan paling seru dari kelas-kelas lain.

“Ini sama seperti balap motor Porprov. Tanpa ubahan mesin dan kelistrikan, pembalap hanya mengandalkan skill, mental dan ketahanan fisik,” papar Agus Saihu, Ketua Bidang Olahraga Sepeda Motor IMI Kalsel.

Tidak hanya kelas bebek 4T standar 150cc mesin berdiri, bebek 125cc mesin datar pun dapat dimasukkan dalam kelas pembinaan. Pembukaan kelas pembinaan ini dianggap masih lebih baik dibanding balapan skuter matic yang tak memiliki jenjang di tingkat nasional dan Asia.

“Di antara negara-negara Asia, hanya Tiongkok yang mempertandingkan motor matic. Tapi kalau bebek, sampai sekarang masih dilombakan di Asia Road Race Championship (ARRC),” H Wardhani, Wakil Ketua Komisi Olahraga Sepeda Motor/Balap Motor.

Pun target jangka panjang dari kelas pembinaan adalah PON 2020. Diyakini regulasi balap motor PON yang berlangsung di Papua tersebut tak berubah dibandingkan PON sebelumnya. Baik kelas 125cc maupun 150cc, sama-sama menggunakan motor standar.

Kelas pembinaan juga mengimbangi perubahan usia maksimal pembalap MP5 dan MP6. Dalam regulasi anyar, usia maksimal ditetapkan 16 tahun dari sebelumnya 14 tahun.

Kalsel sendiri membutuhkan lebih banyak pembalap yang matang di usia muda, sebelum menjejak level seeded seiring usia.

Kebetulan sejumlah pembalap seeded Kalsel sedang merantau mencari pengalaman. Seperti Iman Micko dan Hendra Rusadi yang memperkuat Yamaha Bahtera Tulungagung, sekaligus terdaftar sebagai kontestan Region II Jawa.

Sedangkan Alpian Riduan hampir dipastikan lebih banyak berkiprah di Kalimantan Timur dan Utara, setelah bergabung dengan Yamaha Aditama Motorsport Berau.

Perubahan Teknis Bebek Standar 2018

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783