Balipat Siap Diverifikasi


SUDAH masyhur di level nasional, Sirkuit Balipat Binuang menjadi salah satu andalan Kalimantan Selatan untuk menyambut verifikator KONI Pusat, terkait pencalonan tuan rumah PON 2024.

Begitu panjang proses pencalonan Kalsel sebagai tuan rumah PON 2024 menjadi salah satu program Gubernur Sahbirin Noor. Setelah resmi mendaftarkan diri dan penggalangan suara, proses selanjutnya adalah verifikasi kesiapan fisik.

Hasil verifikasi itu menjadi salah satu rujukan dalam bidding tuan rumah yang direncanakan digelar 6 April 2018, atau pasca Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) KONI Pusat di Jakarta.

Untuk mencetak sejarah di PON, Kalsel bersaing dengan tuan rumah bersama Aceh-Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Barat-Bali.

Verifikator KONI Pusat sendiri sudah turun ke lapangan. Sasaran pertama mereka adalah Bali-NTB, Kamis (1-3/3). Kemudian Aceh-Sumut, Senin (5-7/3). Sedangkan Kalsel mendapatkan giliran terakhir yang dikunjungi 13 hingga 16 Maret.

Kalsel sendiri tidak ingin mendapatkan ponten buruk dari verifikator KONI Pusat. Lantas dibentuk verifikator lokal yang bertugas memantau venue-venue andalan. Diklaim kesiapan Kalsel sudah mencapai 40 persen dari persyaratan minimal 30 persen untuk menjadi tuan rumah PON.

“Baik venue, tranportasi maupun akomodasi sudah siap lebih dari 30 persen. Artinya Kalsel sudah siap menyambut kedatangan verifikator KONI Pusat,” tegas Bambang Heri Purnama, Ketua Umum KONI Kalsel sekaligus Wakil Ketua Tim Sosialisasi Tuan Rumah PON 2024.

“12 venue dinilai sudah standar dan memenuhi angka 41 persen lebih. Kami optimis maju sebagai tuan rumah PON, mengingat Sumatera Barat tampaknya sudah mengundurkan diri,” imbuhnya.

Terdapat banyak venue yang sudah disiapkan dikunjungi verifikator, tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Mulai dari Hotel Golden Tulip Banjarmasin untuk pertandingan bridge dan catur.

dokumen
dokumen

Selanjutnya atletik dan sepakbola di Stadion 17 Mei, serta Gedung Sultan Suriansyah sebagai venue gulat dan karate. Direncanakan pembukaan dan penutupan PON 2024 dilangsungkan di Stadion 17 Mei.

Masih di Banjarmasin, venue lain berada di Kopertis XI Kalimantan untuk judo, kemudian futsal di Borneo Futsal, menembak di Lapangan Perbakin Kalsel, basket di Suria arena basket, serta biliar di Grand Restaurant.

GOR Hasanuddin Banjarmasin diproyeksikan menjadi pusat pertandingan pencak silat, bulutangkis dan panjat dinding.

Bergerak ke arah luar Banjarmasin, terdapat Lapangan Dharma Praja untuk tenis lapangan, kemudian panahan di Stadion Lambung Mangkurat.

Venue terakhir di Banjarmasin adalah Hotel Rattan Inn untuk pertandingan-pertandingan angkat besi, angkat berat dan binaraga.

Selanjutnya venue mengarah ke Banjarbaru dengan Padang Golf Swarga Loka sebagai venue golf. Lapangan Tembak Brimobda Kalsel juga diberdayakan untuk menembak jarak 25 meter dan 50 meter.

Andai Kalsel menjadi tuan rumah PON 2024, Danau Seran dan Danau Cermin bukan sekadar tempat wisata lagi, karena diplot menjadi venue dayung dan ski air. Lantas GOR Rudy Resnawan Banjarbaru menjadi pusat pertandingan senam, voli indoor dan voli pasir.

Fasilitas kampus Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru jua diberdayakan. Selain lapangan untuk baseball dan softball, GOR Unlam dijadikan venue tinju dan tenis meja.

Kemudian GOR JPOK yang masih fasilitas milik Universitas Lambung Mangkurat, dijadikan tempat pertandingan anggar dan takraw.

dokumen
dokumen

Lapangan Murdjani juga tidak ketinggalan. Tempat yang biasa disulap menjadi sirkuit dadakan balap motor ini diproyeksikan menjadi arena sepatu roda dan skateboard. Venue terakhir di Banjarbaru adalah GOR Berkat Abadi untuk taekwondo.

(Baca: Dukung PON 2024)

Selanjutnya terdapat satu venue di Banjar yang diverifikasi, yakni Stadion Demang Lehman. Selain untuk sepakbola, di kompleks stadion ini juga dapat digelar pertandingan atletik.

Sementara Tapin menyumbangkan Sirkuit Balipat Binuang. Kondisi Balipat sudah tidak diragukan, lantaran termasuk sirkuit kategori B yang hanya sedikit di bawah Sirkuit Sentul Internasional.

Melengkapi verifikasi ke arah hulu, tepatnya Hulu Sungai Selatan adalah Kolam Renang 2 Desember Kandangan untuk venue renang dan loncat indah, serta GOR Aluh Idut dengan proyeksi venue tenis meja.

Dua kabupaten di utara juga kebagian diverifikasi. Diawali Bandara Bersujud di Tanah Bumbu untuk venue gantole dan aeromodeling. Lantas verifikasi venue ditutup di Kotabaru untuk selam, selancar dan renang laut.

Selain tempat pertandingan, verifikator KONI Pusat juga mendata penginapan. Kalsel memasukkan 8.437 kamar dari berbagai hotel dan penginapan, dengan 3.000 kamar di antaranya tersedia di hotel berbintang.

Di ats kertas, venue dan fasilitas akomodasi tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan dibandingkan kondisi Aceh, Sumut, NTB dan Bali.

Namun mengingat tinggal tiga calon tuan rumah bersaing, Kalsel dinilai memiliki nilai plus berupa keberanian menjadi tuan rumah tunggal.

“Status tuan rumah tunggal seharusnya menjadi perhatian verifikator. Setidaknya hal tersebut mempermudah teknis pelaksanaan maupun pertanggungjawaban,” yakin Bambang.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783