sportku
sportku

SEMULA hanya menargetkan konsisten menjaga waktu, H Ahmad Rizky Prayoga meraih hasil cukup memuaskan di putaran keempat Kejurnas Sprint Rally 2018, Sabtu hingga Minggu (15-16/9).

Bertajuk King of Kings Retro Rally, putaran keempat yang digelar di Sirkuit PMPP Sentul ini berbeda dengan tiga seri sebelumnya.

Ini merupakan satu-satunya trek tarmac alias aspal dalam kalender Kejurnas Sprint Rally 2018. Sedangkan tiga seri sebelumnya dilangsungkan di atas trek gravel atau tanah.

Banyak perbedaan mendasar dari melaju di aspal dan tanah. Balapan di aspal bisa membuat pereli mengambil titik pengereman yang sedekat mungkin dengan tikungan.

Namun hal tersebut juga butuh kejelian, mengingat trek aspak tidak selamanya mulus. Di beberapa bagian, pasti terdapat aspal berpasir yang berpotensi membuat ban spin.

Pun kebetulan PMPP disediakan trek lurus yang cukup panjang, sehingga pereli bisa menggeber mobil mereka hingga mendekati batas maksimal.

Dari 5 Special Stage (SS), tersedia tiga jenis trek berbeda. Khusus SS 1 dan 2, masih mengikuti jalur normal. Sedangkan SS 3 membalikan alur.

Kemudian SS 4 dan 5 menggunakan lintasan baru dengan jarak yang lebih panjang. Total panjang PMPP mencapai 20,30 kilometer.

Lantas dalam sesi free practice, pereli tetap tidak diizinkan melintasi trek keseluruhan. Dengan demikian, keterampilan membaca pacenote dan kepiawaian mengemudi begitu diperlukan.

“Ini merupakan pengalaman pertama balapan di tarmac, sehingga target awal hanya mencoba stabil dengan catatan waktu di SS 1 dan berusaha tak memaksakan diri,” jelas Prayoga seperti dilansir Sportku.

“Sebisanya menahan diri, terutama SS 4 dan 5 yang memiliki trek agak menurun. Agak sedikit ngilu juga, sehingga saya lebih mengantisipasi agar mobil tidak bermasalah,” imbuh pereli HRVRT BGM HBM Rally Team ini.

Faktanya tidak sedikit pereli yang terpaksa out dari balapan, karena mobil mereka masuk parit, selokan dan overshoot ke jurang dangkal.

Setelah mengarungi 5 SS dalam dua hari, Prayoga yang dinavigatori M Luthfi ini menduduki peringkat ketiga kelas dan grup, serta urutan kelima overall.

“Oleh karena sempat vakum, saya sebenarnya masih mencari feel yang tepat dengan mobil. Setelah putaran ketiga, saya tune in lagi,” beber Prayoga.

Salah satu hal yang harus lebih dibiasakan sulung HM Hatta dan Hj Warsiah ini adalah mengatur ritme braking point.

Terlebih Mitsubishi Evo X yang dikendarai Prayoga memiliki perbedaan pengambilan braking point dibandingkan mobil lain.

“Setelah bisa mengatur ritme tersebut, saya pun lebih yakin untuk berkompetisi. Insya Allah musim selanjutnya berusaha mengejar hasil lebih baik lagi,” tandas Prayoga.

 

Hasil Kejuaraan
Kelas M.1
1. Rizal Sungkar/Edwin Nst (DKI/RFT Motorsport)
2. Ryan Nirwan/Adi Indiarto (Kaltim/BRM Motorsport)
3. HA Rizky Prayoga/M Luthfi (Kalsel/HRVRT BGM HGM Rally)
4. Muli Saleh/Robby Prasetyo (Jabar/BRM Motorsport)
5. Bimo Pradikto/Frederik TM (DKI/Banteng Jagonya Ayam)

Kelas F.3
1. Rifat Sungkar/M Redwan (DKI/RFT Motorsport)
2. HM Rihan Variza/Andi Rendy (Kalsel/HRVRT BGM HGM Rally)
3. Advanov Agung/Jordan Johan (DKI)
4. Harri Prastomo/Indra Prasetyo (DKI)
5. Deddy Fajar/M Taufik (DKI)

Kelas J.2
1. Tb Adhi/M Zaki (Banten/HRVRT BGM HGM Rally)
2. Edu Kaligis/Boyke Fadjar (Jabar)
3. HM Prayudha/Andi Rendy (Kalsel/HRVRT BGM HGM Rally)
4. Deny XJOC/Fadli Dolding (Jabar)

Kejuaraan Umum
1. Rizal Sungkar/Edwin Nst (DKI/RFT Motorsport)
2. Tb Adhi/M Zaki (Banten/HRVRT BGM HGM Rally)
3. Rifat Sungkar/M Redwan (DKI/RFT Motorsport)
4. Ryan Nirwan/Adi Indiarto (Kaltim/BRM Motorsport)
5. HA Rizky Prayoga/M Luthfi (Kalsel/HRVRT BGM HGM Rally)

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783