Hanya Underbone 150cc

dokumen

SEJUMLAH perubahan dihasilkan dalam Rapat Koordinasi (Rakornis) PP IMI 2018. Paling mencolok adalah penyelenggaraan event balap motor nasional 2019.

Rakornis 2018 berlangsung 18 hinga 19 September di Hotel Ambhara Jakarta. Banyak persoalan teknis keolahragaan, wisata dan kesekretariatan yang dibahas.

Selanjutnya hasil Rakornis hanya tinggal disahkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) IMI 2018 yang dilaksanakan 15 hingga 16 Desember di Balikpapan.

Pembahasan keolahragaan cukup hangat, terutama event balap motor underbone Kejurnas MotoPrix. Berangkat dari keinginan meningkatkan kualitas balapan dan pemeratan, akhirnya disepakati setiap region hanya menggelar empat seri sepanjang tahun.

“Memang jumlah seri beberapa region berbeda-beda. Namun tak semuanya memiliki kualitas, karena beberapa event masih digelar di sirkuit dadakan,” jelas Agus Saihu, Kepala Bidang Olahraga Sepeda Motor IMI Kalimantan Selatan.

“Sementara untuk musim 2019, IMI mengharuskan event nasional berlangsung di sirkuit permanen. Sebenarnya aturan ini sudah diputuskan sejak 2018, tapi masih diberi kelonggaran,” imbuhnya.

Selain memeratakan empat seri di setiap region, IMI juga memodifikasi Kejurnas MotoPrix menjadi One Prix Glory (Kejuaraan Regional) dan One Prix Championship (Kejuaraan Nasional).

One Prix Glory sama seperti Kejurnas MotoPrix sebelumnya. Sementara One Prix Championship merupakan event yang mempertemukan 6 pembalap terbaik per seri dari region di semua kelas.

dokumen
dokumen

“One Prix Championship juga berlangsung sebanyak empat seri. Jadwal masih digodok, tetapi direncanakan digelar setiap region menyelesaikan seri pertama, kedua dan seterusnya,” beber Agus.

“Besar kemungkinan peserta One Prix Championship berubah di setiap seri, karena bergantung susunan klasemen di setiap seri region,” imbuhnya.

Oleh karena menduduki level tertinggi dari event balap underbone nasional, One Prix Championship ditayangkan langsung oleh salah satu televisi nasional.

“Pun One Prix Glory juga ditayangkan di televisi. Bedanya event region ini hanya berupa siaran tunda,” urai Agus.

Tidak hanya format penyelenggaraan, kelas yang biasa dipertandingkan di Kejurnas MotoPrix juga berubah. Baik One Prix Glory maupun One Prix Championship hanya mempertandingkan motor-motor 4T 150cc injeksi.

Kemudian penyebutan kelas seeded, pemula A dan pemula B juga diubah menjadi expert, novice dan rookie yang mengacu event balap internasional.

Kelas rookie diikuti pembalap berusia 10 sampai 16 tahun dengan motor injeksi 150cc standar. Kemudian novice dengan kriteria usia 14 hingga 20 tahun dengan motor 150cc injeksi tune up.

Sementara expert adalah kelas dengan pembalap yang berusia minimal 16 tahun hingga maksimal 50 tahun. Kelas ini juga menggunakan motor 150cc tune up injeksi.

astramotorracing
astramotorracing

Dipastikan pembalap membutuhkan fisik prima dan strategi memadai, lantaran kesemua kelas dilaksanakan dalam dua race.

“Kalau menggunakan menggunakan istilah Kejurnas MotoPrix, kelas rookie sama dengan MP5, kemudian novice MP3 dan expert MP1,” jelas Agus.

Meski hanya dibedakan usia, expert dan novice tidak sepenuhnya sama. Khusus kelas expert, semua motor diharuskan menggunakan throttle body 30 milimeter.

Sebelumnya ukuran throttle body ini dipermasalahkan, karena hanya Honda yang menggunakan throttle body 30 milimeter. Sedangkan Yamaha 28 milimeter dan Suzuki 32 milimeter.

“Oleh karena event berbeda, poin One Prix Glory dan One Prix Championship tidak disatukan. Juga mulai 2019, setiap tim mendapatkan poin dari maksimal dua pembalap,” tambah Agus.

Jumlah region sendiri hanya empat, menyusul penggabungan Sulawesi dan Papua yang kemudian disebut Region D. Sementara Region A mencakup Sumatera, Region B diikuti pembalap Jawa dan Bali, serta Region C untuk Kalimantan.

“Kalsel sendiri berencana mengambil salah satu seri One Prix Glory dan Kejurnas Grasstrack Region dalam kalender 2019,” tandasnya.

Kendati ditiadakan dalam kalender nasional, kelas bebek 125cc tune up (MP2 dan MP4) maupun 125 standar (MP6) masih mungkin diselenggarakan di event-event provinsi, balap satu merek atau event yang dihajat promotor nasional.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783