Punya Jalur Sendiri


KEGAGALAN slalom dipertandingkan di PON 2020, tak membuat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat patah arang.

Dengan berbagai pertimbangan, slalom batal dipertandingkan di PON 2020, kendati sempat masuk daftar.

Lantas KONI Pusat dan PB PON hanya memasukkan motocross, serta balap motor yang sebenarnya sempat dicoret akibat keterbatasan infrastruktur di Papua.

“Sebenarnya persiapan kami sudah optimal menghadapi PON 2020. Namun kegagalan ini bukan masalah dan kami berusaha dengan cara sendiri,” tegas Hendra Raharja, Ketua Komisi Slalom/Gymkhana IMI Pusat seperti dilansir mobilinanews.

“Tanpa di PON pun, gymkhana telah berkembang pesat dan memiliki komunitas nasional. Termasuk di level provinsi seperti Kalimantan Selatan yang kembali menggelar kejuaraan,” imbuhnya.

Dalam kalender otomotif 2018, terdapat 13 provinsi yang menyelenggarakan kejuaraan dengan masing-masing menghelat tiga seri.

Tidak hanya mengandalkan provinsi, IMI Pusat juga menggulirkan Kejurnas Slalom Auto Gymkhana U-23. Penamaan kompetisi anyar ini menyesuaikan regulasi PON 2020 yang batal dilaksanakan.

tempo
tempo

“Seri pertama Kejurnas Gymkhana U-23 berlangsung 25 Mei 2019 di Aquatic Center Senayan Jakarta . Total terdapat 18 putaran, ditambah sekali grand final,” beber Hendra.

18 putaran tersebut diselenggarakan di sembilan provinsi dan memperlombakan enam kelas, “Menggunakan konsep one make race, jenis mobil yang dipergunakan adalah Honda New Brio. Mobil pun disediakan PT Honda Prospect Motor, sehingga peserta hanya membawa perlengkapan balap,” jelas Hendra.

Adapun enam kelas yang diperlombakan tersebut adalah individual putra putri, team putra dan putri, serta tandem putra putri.

“Selain perorangan putri, juga disediakan kelas umum. Kalau juga mampu bersaing di kejuaraan umum, berarti peslalom putri mendapat dua trofi,” beber Hendra.

“Sedangkan kelas tandem memang relatif baru. Namun karena kelas ini dipertandingkan di Asia Auto Gymkhana Championship, kelas tersebut harus memiliki kejuaraan nasional juga,” imbuh ayah peslalom Dina Priscilla ini.

Selain trofi dan uang pembinaan, juara umum Kejurnas Slalom Auto Gymkhana U-23 2019 juga berhak mewakili Indonesia di Asia Auto Gymkhana Championship (AAGC) 2020.

“Khusus setiap seri, juara mendapat prize money. Hadiah itu meningkat dua kali lipat di grand final yang dijadwalkan akhir November atau awal Desember 2019,” tandas Hendra.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783