Tiga Kali Berubah Nomor


DEMI mengakomodir pembinaan dan kesiapan peserta, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat harus tiga kali mengubah nomor pertandingan balap motor PON 2020.

Status olahraga bermotor PON 2020 di Papua memang sempat mengalami ketidakpastian, sampai akhirnya diputuskan dipertandingkan balap motor dan motocross.

IMI Pusat, KONI Pusat dan PB PON lantas memutuskan motocross dan balap motor masing-masing memperebutkan 4 emas.

Motocross mempertandingkan MX125 perorangan dan beregu, serta MX2 perorangan dan beregu.

Adapun balap motor mempertandingkan bebek standar 150cc perorangan dan beregu, serta bebek standar 125cc perorangan dan beregu. Sama seperti motocross, balap motor memperebutkan 4 emas.

Web2

Semua kategori dan nomor tersebut tidak memberlakukan batasan usia atlet, baik beregu maupun perorangan.

Ini berbeda dengan PON 2012 dan 2016. Sekalipun hanya mempertandingkan balap motor, kelas 125cc beregu maupun perorangan dikhususkan pembalap berusia dibawah 23 tahun.

Berkaca dari dua edisi PON sebelumnya, banyak provinsi yang sudah mempersiapkan pembalap berusia 16 hingga 17 tahun pasca PON 2016. Dengan demikian, usia mereka di PON 2020 masih memenuhi kriteria dibawah 23 tahun.

Lantas dalam putusan kedua yang diedarkan 15 Mei 2019, diberlakukan pembatasan usia untuk kedua kategori.

Diputuskan motocrosss MX125 perorangan dan beregu dengan masing-masing ketentuan usia 14 hingga 17 Tahun. Sedangkan MX 250 perorangan maupun beregu menerapkan usia 17 tahun keatas.

Kemudian balap motor kelas 150cc perorangan dan beregu mempertandingkan usia 21 tahun keatas. Sedangkan kelas 125cc hanya diikuti pembalap berusia 10 sampai 20 tahun, baik beregu maupun perorangan.

Web4

Namun putusan tersebut kembali berubah. Bedanya hanya balap motor yang dipastikan berubah melalui edaran 21 Mei 2019.

Diputuskan balap motor PON 2020 hanya mempertandingkan kelas 150cc dengan ketetapan beregu dan perorangan usia 21 tahun keatas, serta beregu dan perorangan 10 hingga 20 tahun.

Kendati berubah-ubah, situasi tersebut tidak mempengaruhi persiapan Kalimantan Selatan. Terlebih seleksi atlet baru dilakukan selepas Idul Fitri 2019.

“Persiapan tetap sesuai rencana, karena diawali dengan seleksi. Mungkin dengan hanya mempertandingkan kelas 150cc, persiapan juga bisa lebih fokus,” sahut Kabid Olahraga Sepeda Motor IMI Kalsel, Agus Saihu, Minggu (26/5).

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783