Adieta Lolos Dramatis Ke PON

imikalsel

SEMPAT jatuh bangun, Adieta Herianoor membawa Kalimantan Selatan lolos dari kualifikasi PON 2020 di kategori 10 hingga 20 tahun di Sirkuit Karting Sentul, Kamis (12/9).

Mengawali perjuangan di kelas perorangan, Adieta tampil bagus di qualifying practice dan bisa start dari urutan 10.

Bahkan dalam lap-lap awal race, Adieta berhasil naik tiga peringkat untuk menempel sejumlah pembalap di barisan depan.

Namun kesempatan memperbaiki posisi, mulai pupus di lap 5. Ketika berusaha menyalip, ban belakang Adieta slip dan membuat pembalap kelahiran Balangan ini terjatuh.

Akibatnya Adieta melorot jauh hingga posisi 17. Situasi cukup buruk, lantaran stang motor sudah tidak lagi sempurna dan footstep kiri yang terlepas.

Posisi Adieta sempat menurun hingga posisi 23. Sempat bertahan di peringkat 22 selama dua lap, sebelumnya akhirnya Adieta retired dan hanya mampu menyelesaikan total 12 lap dengan alasan keamanan.

Namun dengan bertahan di peringkat 22, Adieta tetap lolos. Terlepas dari kegagalan finish, kuota bertanding di PON 2020 adalah sebanyak 24 pembalap.

Tidak hanya Adieta, karena 12 pembalap lain juga tetap lolos, kendati tidak mampu menyelesaikan total 25 lap.

Sementara posisi terdepan di kategori perorangan ditempati Murobbil Fathoni. Pembalap Jawa Timur ini diikuti Aldiaz Aqsal dari Nusa Tenggara Barat dan Aldi Satya Mahendra yang mewakili Jakarta.

Kemudian di kategori beregu, Kalsel kembali mengandalkan Adieta. Start dari urutan 6, pembalap bernama panggilan Adidot ini melewati empat lap berikutnya di peringkat 7.

Selanjutnya Adieta belum stabil. Sempat turun hingga bahkan posisi 12 selama lima lap, lalu melewati tujuh lap berikutnya di peringkat 10, sebelum akhirnya finish urutan 11.

Dengan demikian, Adieta membawa beregu Kalsel lolos ke PON 2020. Pembalap Astra Honda Racing ini finish satu peringkat di atas kuota 12 pembalap.

Andy Muhammad Fadly membawa Jakarta finish terdepan, diikuti Wahyu Nugroho dari Jawa Tengah dan Ilham Elsan yang mewakili Papua Barat.

Provinsi lain yang lolos di kategori beregu adalah Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Lampung, Maluku, Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat.

“Dari segi teknik, sebenarnya pembalap Kalsel tidak kalah jauh. Kendala kami cuma pengalaman, karena pembalap provinsi lain sudah hapal luar dalam Sirkuit Sentul,” cetus Sipliansyah Hartani, Sekretaris Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel.

“Fakta ini juga menjadi evaluasi kami kedepan, terutama menghadapi PON 2020 di sirkuit yang benar-benar tidak dikenali,” tandasnya.

Leave a comment

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783