Motor

Tidak Takut Hujan

MESKI sedang tidak terdapat event balap, Lapangan Murdjani Banjarbaru diriuhkan raungan knalpot motor balap sejak pagi, Minggu (28/8). Suasana itu pun menarik perhatian beberapa warga yang kebetulan melintas.

Keriuhan tersebut tidak lain aktivitas latihan pembalap-pembalap Kalimantan Selatan yang sedang mempersiapkan diri menuju PON 2016. Itulah latihan lengkap yang dilakoni Alpian Riduan cs. …Selanjutnya

Langsung Dipimpin Ketua

TIDAK keliru kalau organisasi olahraga memang seharusnya dipimpin mantan atlet, atau setidaknya penggemar cabang olahraga terkait. Itulah yang diperlihatkan Edy Sudarmadi.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan itu dipastikan berpartisipasi di Kejurnas Motocross putaran kesepuluh di Sirkuit Tambakrejo Yogyakarta, Minggu (4/9).

Edy yang notabene menjadi pembalap semasa muda, serta nyaris selalu berpartisipasi di event-event offroad adventure dan adventure trail, berpartisipasi di kelas eksekutif B.

Namun Edy tidak sendiri, karena juga diserta crosser lain. Mereka bukan dari kalangan senior, melainkan calon-calon crosser muda Bumi Lambung Mangkurat. …Detail

Mengejar Setoran

SEMPAT kurang maksimal di seri kedua, rombongan pembalap Kalimantan Selatan seperti mengejar setoran di seri ketiga Kejurnas MotorPrix Region IV Kalimantan 2016 di Sirkuit Bumi Rahayu, Bulungan, Kalimantan Utara, Minggu (7/8).

Performa apik diperlihatkan Alpian Riduan. Pentolan Borneo Racing Team PT MJB membalas kegagalan di seri kedua dengan memenangi MP1 di seri ketiga.

Penampilan Alpian terbilang paling meyakinkan, mengingat balapan di atas motor 150cc tersebut dimulai dari posisi start kelima.

Sempat mencatatkan fastest lap yang menjadi rekor kecepatan di Bumi Rahayu dengan catatan waktu 50,516 detik, Alpian finish terdepan. …Detail

Tinggal Bawa Badan

TIDAK seperti kualifikasi, pelaksanaan putaran final balap motor di PON Jawa Barat 2016 lebih dipermudah. Pembalap dari 31 provinsi hanya tinggal datang, lantaran semua unit motor disediakan.

Sebelumnya di kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Karting Sentul, setiap provinsi diharuskan menebus dua unit motor, serta biaya penggantian beberapa spare part.

Dengan biaya sekitar Rp45 juta, setiap provinsi peserta mendapatkan satu unit Yamaha MX King untuk kelas 150 cc dan Honda Blade FI 125 di kelas 125cc.

Dari hasil kualifikasi tersebut, Kalimantan Selatan meloloskan pembalap di kategori perorangan dan beregu kelas 150cc, serta kategori perorangan kelas 125cc U-20.

Sementara untuk putaran final yang berlangsung di ke Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, sistem dan peralatan sedikit berbeda. …Detail

Semua Mendapat Sukses


KREDIT positif didapatkan dari penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan di Sirkuit Balipat Binuang, Minggu (24/5). Salah satunya adalah penerapan regulasi yang tidak bisa ditawar-tawar.

Seperti jadwal acara yang ontime dan jelas, pemberlakuan wajib menggunakan wearpack di semua kelas wajib, termasuk pembongkaran mesin untuk motor-motor yang menjadi juara.

Hal tersebut tampaknya cukup mengejutkan beberapa dragster dari Region 2 Jawa yang mencoba peruntungan di Balipat. Dilansir www.dragbike.id, mereka antara lain Hendra Kecil, Nico Sakaw, Bayu Ucil, Erwin Sredek, Ocky Camat dan Opick Acil.

“Ketat sekali balapan di Balipat, karena panitia yang teratur dan tegas. Tidak pakai wearpack pasti dilarang start,” jelas Ocky Camat, dragster dari Bandung yang berhasil memboyong enam piala. …Detail

Kejurnas Drag Bike Di Balipat

foto balap
foto balap

TIDAK seperti 2015, Kejurnas Drag Bike juga sudah digulirkan di Region Kalimantan. Sudah melewati dua seri, Sirkuit Balipat Binuang kebagian menjadi tuan rumah seri ketiga, Sabtu dan Minggu (23-24/7).

Balipat sebenarnya bukan sekarang saja menyelenggarakan balapan mengejar kecepatan itu. Menggunakan trek lurus mulai tikungan terakhir hingga tikungan pertama, Balipat menggelar event kejuaraan daerah dan kejuaraan terbuka.

Seri ketiga ini tetap memperlombakan kelas utama bebek 4T tune up 130cc, bebek 4T tune up 200cc, sport 2T standar 155cc dan matic tune up 200cc.

Juga disediakan kelas tambahan bebek 4T standar 150cc, bebek 2T standar 116cc, bebek 4T standar 130cc, bebek 2T tune up 130cc, bebek 2T tune up 116cc, sport 2T standar 140cc, sport 2T tune up 115cc, matic standar 130 cc, bracket 9 detik, bracket 10 detik dan FFA 300 cc. …Detail

B6LR2apCcAAoaln_edit

Boyongan Ke Tasik

komat-kamit
komat-kamit

WALAU masih dipolemikkan beberapa pihak, PB PON 2016 Jawa Barat memastikan venue balap motor dipindah dari Sirkuit Gery Mang Subang ke Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya.

Pemindahan tersebut disebabkan pengembangan Gery Mang terkendala pembebasan lahan untuk pelebaran sirkuit. Padahal dana pelebaran sudah disediakan Pemprov Jabar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Belakangan diketahui anggaran pembebasan lahan tersebut tidak pernah dianggarkan dalam APBD Subang. Lahan yang harus dibebaskan adalah seluas 2.300 meter persegi berupa lima kapling tanah yang dikuasai 11 warga. Selanjutnya

Kilau Barisan Pemula

inst10_Iman
inst10_Iman

TIDAK percuma jauh-jauh datang ke Sirkuit Taman Indah Pasir Panjang Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (29/5), beberapa pembalap Kalimantan Selatan sukses menaiki podium teratas.

Itu merupakan seri kedua Kejurnas MotorPrix Region IV Kalimantan. Sebelumnya seri pertama berlangsung 13 Maret 2016 di Sirkuit Lanay Jaya Kalimantan Timur.

Terdapat hasil naik turun, terutama di kategori seeded. Alpian Riduan yang finish kedua di seri pertama kelas bebek 4T 125cc tune up seeded, justru gagal finish di Singkawang.

Malah Alpian sudah out, sebelum lap pertama dari total 21 lap dirampungkan. Akibat cuaca yang cukup menyengat, pembalap Kalsel ke PON 2016 tersebut nyaris tidak sadarkan diri, setelah terjatuh dari motor. Detail

Optimisme Dari Alpian

imikalsel
imikalsel

MENGHADAPI balap motor PON 2016, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan cukup optimis. Terlebih pembalap seperti Alpian Riduan konsisten berprestasi di berbagai event.

Kalsel meloloskan pembalap di kategori perorangan dan beregu kelas 150cc, serta kategori perorangan kelas 125cc U-20 di kualifikasi PON 2016. Tiket di kelas 150cc, baik beregu maupun perorangan. disumbangkan oleh Alpian.

Setelah kualifikasi PON 2016, Alpian juga cukup rajin berpartisipasi di berbagai event daerah. Hasilnya tidak mengecewakan, karena kemenangan hampir selalu diperoleh.

Salah satunya dari Honda Dream Cup 2016 di Sirkuit Murdjani Banjarbaru, Minggu (22/5). Pembalap kelahiran Gambut tersebut berkompetisi di kelas sport 150cc tune up terbuka dan underbone 150cc tune up terbuka. Di kelas terakhir, Alpian tidak terbendung dan memenangi kedua race. Detail

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783