Motor

Tinggal Bawa Badan

TIDAK seperti kualifikasi, pelaksanaan putaran final balap motor di PON Jawa Barat 2016 lebih dipermudah. Pembalap dari 31 provinsi hanya tinggal datang, lantaran semua unit motor disediakan.

Sebelumnya di kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Karting Sentul, setiap provinsi diharuskan menebus dua unit motor, serta biaya penggantian beberapa spare part.

Dengan biaya sekitar Rp45 juta, setiap provinsi peserta mendapatkan satu unit Yamaha MX King untuk kelas 150 cc dan Honda Blade FI 125 di kelas 125cc.

Dari hasil kualifikasi tersebut, Kalimantan Selatan meloloskan pembalap di kategori perorangan dan beregu kelas 150cc, serta kategori perorangan kelas 125cc U-20.

Sementara untuk putaran final yang berlangsung di ke Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, sistem dan peralatan sedikit berbeda. …Detail

Semua Mendapat Sukses


KREDIT positif didapatkan dari penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike Region IV Kalimantan di Sirkuit Balipat Binuang, Minggu (24/5). Salah satunya adalah penerapan regulasi yang tidak bisa ditawar-tawar.

Seperti jadwal acara yang ontime dan jelas, pemberlakuan wajib menggunakan wearpack di semua kelas wajib, termasuk pembongkaran mesin untuk motor-motor yang menjadi juara.

Hal tersebut tampaknya cukup mengejutkan beberapa dragster dari Region 2 Jawa yang mencoba peruntungan di Balipat. Dilansir www.dragbike.id, mereka antara lain Hendra Kecil, Nico Sakaw, Bayu Ucil, Erwin Sredek, Ocky Camat dan Opick Acil.

“Ketat sekali balapan di Balipat, karena panitia yang teratur dan tegas. Tidak pakai wearpack pasti dilarang start,” jelas Ocky Camat, dragster dari Bandung yang berhasil memboyong enam piala. …Detail

Kejurnas Drag Bike Di Balipat

foto balap
foto balap

TIDAK seperti 2015, Kejurnas Drag Bike juga sudah digulirkan di Region Kalimantan. Sudah melewati dua seri, Sirkuit Balipat Binuang kebagian menjadi tuan rumah seri ketiga, Sabtu dan Minggu (23-24/7).

Balipat sebenarnya bukan sekarang saja menyelenggarakan balapan mengejar kecepatan itu. Menggunakan trek lurus mulai tikungan terakhir hingga tikungan pertama, Balipat menggelar event kejuaraan daerah dan kejuaraan terbuka.

Seri ketiga ini tetap memperlombakan kelas utama bebek 4T tune up 130cc, bebek 4T tune up 200cc, sport 2T standar 155cc dan matic tune up 200cc.

Juga disediakan kelas tambahan bebek 4T standar 150cc, bebek 2T standar 116cc, bebek 4T standar 130cc, bebek 2T tune up 130cc, bebek 2T tune up 116cc, sport 2T standar 140cc, sport 2T tune up 115cc, matic standar 130 cc, bracket 9 detik, bracket 10 detik dan FFA 300 cc. …Detail

B6LR2apCcAAoaln_edit

Boyongan Ke Tasik

komat-kamit
komat-kamit

WALAU masih dipolemikkan beberapa pihak, PB PON 2016 Jawa Barat memastikan venue balap motor dipindah dari Sirkuit Gery Mang Subang ke Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya.

Pemindahan tersebut disebabkan pengembangan Gery Mang terkendala pembebasan lahan untuk pelebaran sirkuit. Padahal dana pelebaran sudah disediakan Pemprov Jabar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Belakangan diketahui anggaran pembebasan lahan tersebut tidak pernah dianggarkan dalam APBD Subang. Lahan yang harus dibebaskan adalah seluas 2.300 meter persegi berupa lima kapling tanah yang dikuasai 11 warga. Selanjutnya

Kilau Barisan Pemula

inst10_Iman
inst10_Iman

TIDAK percuma jauh-jauh datang ke Sirkuit Taman Indah Pasir Panjang Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (29/5), beberapa pembalap Kalimantan Selatan sukses menaiki podium teratas.

Itu merupakan seri kedua Kejurnas MotorPrix Region IV Kalimantan. Sebelumnya seri pertama berlangsung 13 Maret 2016 di Sirkuit Lanay Jaya Kalimantan Timur.

Terdapat hasil naik turun, terutama di kategori seeded. Alpian Riduan yang finish kedua di seri pertama kelas bebek 4T 125cc tune up seeded, justru gagal finish di Singkawang.

Malah Alpian sudah out, sebelum lap pertama dari total 21 lap dirampungkan. Akibat cuaca yang cukup menyengat, pembalap Kalsel ke PON 2016 tersebut nyaris tidak sadarkan diri, setelah terjatuh dari motor. Detail

Optimisme Dari Alpian

imikalsel
imikalsel

MENGHADAPI balap motor PON 2016, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan cukup optimis. Terlebih pembalap seperti Alpian Riduan konsisten berprestasi di berbagai event.

Kalsel meloloskan pembalap di kategori perorangan dan beregu kelas 150cc, serta kategori perorangan kelas 125cc U-20 di kualifikasi PON 2016. Tiket di kelas 150cc, baik beregu maupun perorangan. disumbangkan oleh Alpian.

Setelah kualifikasi PON 2016, Alpian juga cukup rajin berpartisipasi di berbagai event daerah. Hasilnya tidak mengecewakan, karena kemenangan hampir selalu diperoleh.

Salah satunya dari Honda Dream Cup 2016 di Sirkuit Murdjani Banjarbaru, Minggu (22/5). Pembalap kelahiran Gambut tersebut berkompetisi di kelas sport 150cc tune up terbuka dan underbone 150cc tune up terbuka. Di kelas terakhir, Alpian tidak terbendung dan memenangi kedua race. Detail

img_0677-copy_edit

Melanjutkan Komitmen

SEKALIPUN ketua umum sudah berganti, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan tetap berkomitmen memberangkatkan pembalap ke PON 2016.

Kalsel meloloskan kategori perorangan dan beregu kelas 150cc, serta kategori perorangan kelas 125cc di kualifikasi PON 2016 yang berlangsung di Sirkuit Karting Sentul.

Tiket di kelas 150cc disumbangkan Alfian Rahman yang finish di peringkat kelima. Finish di posisi tersebut, Alfian membawa Kalsel lolos ke PON 2016 nomor perorangan. Sesuai dengan regulasi kategori perorangan, setiap grup diambil sepuluh pembalap terbaik ke Jawa Barat 2016.

Selain lolos dari nomor perorangan, Alfian juga membawa Kalsel menembus nomor beregu 150cc. Bersaing dengan semua pembalap dari Grup A dan B, Alfian berada di peringkat 13 atau satu peringkat di atas kuota terakhir nomor beregu.

Namun Maulana Noor Khairi yang diturunkan di kelas 125cc, hanya finish urutan 17. Walau lolos di kategori perorangan, posisi tersebut membuat Kalsel urung masuk kualifikasi kategori beregu yang mengambil 14 pembalap finisher.

Hanya lolos melalui kuota, dipastikan pembalap tidak diakomodir KONI Kalsel. Sesuai dengan SK Nomor 2/2013, hanya peraih medali yang berhak menikmati fasilitas. Detail

  • IMI KALSEL

    JL. Mistar Cokrokusumo No 14 RT 013 RW 003 Sungai Besar - Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70174 +62 511 4777 837 / Fax +62 511 4772783